Sesuai dengan Jadwal Pelaksanaan UKG November 2015 dari Panitia Pusat (Kemdikbud), Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) di Provinsi Jawa Barat pun rencananya akan dilaksanakan pada awal November 2015, yang akan diikuti oleh sekitar 388.000 orang guru dari berbagai Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Jawa Barat. Peserta UKG ini berasal dari Guru TK, SD, SLB, SMP, SMA dan SMK, baik guru PNS maupun Non PNS dari 27 Kabupaten/ Kota di Jawa Barat.
Uji Kompetensi Guru (UKG) ini rencananya akan dilakukan secara rutin setiap tahun untuk mengetahui level (tingkat) kompetensi individu guru dan peta penguasaan guru pada kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Hasil yang diharapkan, pemetaan kompetensi ini dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan terkait materi dan strategi dan pembinaan guru.
Demikian kurang lebih hasil dari Rapat Koordinasi UKG 2015 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Luar Biasa (P4TK TKPLB) selaku Unit Pelaksana Teknis di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat sebagai mitra, mengingat LPMP adalah penyelenggara UKG pada tahun-tahun sebelumnya.
Keterangan gambar : Rapat Koordinasi UKG Jabar 2015
Rapat Koordinasi UKG yang diselenggarakan pada 18 – 20 September 2015 di P4TK BMTI dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan atau yang berhubungan dengan hal tersebut serta operator dinas pendidikan 27 kabupaten kota di Jawa Barat.
Mulai tanggal 9 November sekitar 388.000 orang guru akan mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG). Tes wajib ini dijamin tidak akan dijadikan sebagai tolok ukur kualitas guru. Artinya UKG itu bukan penentu baik atau tidaknya seorang guru. Jadi jangan diputuskan jika nilai UKG tinggi berarti guru itu baik, dan sebaliknya, hal ini seperti yang ditegaskan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata, baru-baru ini.
Sebagai info bahwa tahun ini UKG untuk semua guru di Indonesia akan digelar sepanjang November, tepatnya pada 9-27 November. Namun, Pranata menyampaikan, nantinya jadwal UKG tidak selalu di bulan tersebut. UKG pun dapat berfungsi seperti tes kemampuan berbahasa Inggris, TOEFL. Jadi, kapan pun guru ingin mengetahui kemampuannya, mereka dapat mengikuti UKG (Uji Kompetensi Guru).
Sumber:
- LPMP Jawa Barat
- Kemdikbud
Uji Kompetensi Guru (UKG) ini rencananya akan dilakukan secara rutin setiap tahun untuk mengetahui level (tingkat) kompetensi individu guru dan peta penguasaan guru pada kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Hasil yang diharapkan, pemetaan kompetensi ini dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan terkait materi dan strategi dan pembinaan guru.
Demikian kurang lebih hasil dari Rapat Koordinasi UKG 2015 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Luar Biasa (P4TK TKPLB) selaku Unit Pelaksana Teknis di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat sebagai mitra, mengingat LPMP adalah penyelenggara UKG pada tahun-tahun sebelumnya.
Rapat Koordinasi UKG yang diselenggarakan pada 18 – 20 September 2015 di P4TK BMTI dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan atau yang berhubungan dengan hal tersebut serta operator dinas pendidikan 27 kabupaten kota di Jawa Barat.
Mulai tanggal 9 November sekitar 388.000 orang guru akan mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG). Tes wajib ini dijamin tidak akan dijadikan sebagai tolok ukur kualitas guru. Artinya UKG itu bukan penentu baik atau tidaknya seorang guru. Jadi jangan diputuskan jika nilai UKG tinggi berarti guru itu baik, dan sebaliknya, hal ini seperti yang ditegaskan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata, baru-baru ini.
Sebagai info bahwa tahun ini UKG untuk semua guru di Indonesia akan digelar sepanjang November, tepatnya pada 9-27 November. Namun, Pranata menyampaikan, nantinya jadwal UKG tidak selalu di bulan tersebut. UKG pun dapat berfungsi seperti tes kemampuan berbahasa Inggris, TOEFL. Jadi, kapan pun guru ingin mengetahui kemampuannya, mereka dapat mengikuti UKG (Uji Kompetensi Guru).
Sumber:
- LPMP Jawa Barat
- Kemdikbud





0 comments
Post a Comment